5 Sekolah Beradu Kreativitas

5 Sekolah Beradu Kreativitas

5 Sekolah Beradu Kreativitas

Lima sekolah tingkat SMA di Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan Bandung Region Company Competition Youth Entepreneur Literacy. Kegiatan tersebut, untuk melatih kemampuan para siswa dalam beradu kemampuan dalam hal menghasilkan produk (kreativitas).
Bandung Region Company Competition Youth Entepreneur Literacy
HENDRIK KAPARYADI/BANDUNG EKSPRES

PRODUK: Salah satu sekolah saat menampilkan hasil kreativitas lampion, kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan KBB Agustina Piryanti mengatakan, kegiatan ini untuk membentuk jiwa para siswa

agar memiliki kemampuan enterpreneur yang memiliki hasil kreativitas seperti produk makanan. Selain menghasilkan produk, lanjut dia, para siswa juga dilatih dalam hal memasarkan. ”Mudah-mudahan ke depan para siswa ini memiliki kemampuan untuk berbisnis dari hasil produk yang dihasilkan. Kelima sekolah ini akan lolos untuk mewakili nantinya ke tingkat nasional,” papar Agustina di Ngamprah kemarin (28/5).

Kegiatan yang didukung oleh Yayasan Prestasi Junior Indonesia (PJI) tersebut, lanjut Agustina,

diikuti perwakilan siswa dari SMAN 1 Parongpong, SMA Darul Falah, SMKN 4 Padalarang, SMKN 1 Cihampeulas, dan SMK Pertanian Lembang. ”Kelima sekolah ini memiliki hasil produk yang berbeda-beda. Seperti ada produk tanaman organik, lampion, makanan jamur krispi dan makanan berbahan ikan,” ungkapnya.

Lebih jauh Agustina menjelaskan, kegiatan ini juga bukan hanya sekadar memamerkan produk yang dibuat para siswa, namun juga para siswa dituntut untuk mempersentasikan dihadapan juri terkait produk yang dibuat. ”Para siswa juga memaparkan di hadapan para juri. Nanti ada penilaian juga,” katanya.

Disinggung mengapa Kabupaten Bandung Barat terpilih untuk menyelenggarakan acara tersebut,

Agustina mengaku, terpilihnya KBB lantaran pihaknya mengajukan kerja sama dengan PJI. ”Awalnya saya ceritakan latar belakang Bandung Barat. Nah, setelah dijelaskan akhirnya Bandung Barat terpilih. Apalagi saat ini di wilayah KBB hanya memiliki 2 ribu pelaku wirausaha dari total warga di KBB. Angkanya masih kecil,” bebernya.

Sementara itu, Ketua PJI Robert Gardiner menuturkan, kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Bandung Barat perwakilan dari Jawa Barat. ”Kegiatan ini didukung juga oleh City Bank dari Amerika untuk memberikan kesempatan bagi para siswa dalam memiliki kemampuan berbisnis. Program seperti ini sudah kita lakukan juga di Surabaya, Medan, Denpasar dan wilayah lainnya,” paparnya.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti oleh para siswa berusia 16-17 tahun memiliki potensi besar untuk mengembangkan kemampuan dalam berbisnis. Apalagi, lanjut dia, jika para siswa sudah memiliki kemampuan, ke depan para siswa dapat memiliki karyawan. ”Makanya untuk umur 16 ini dilakukan pelatihan agar ke depan jauh lebih berkembang,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/sejarah-terbentuknya-bumi/