APK Maluku Hampir Dekati 100 Persen

APK Maluku Hampir Dekati 100 Persen

APK Maluku Hampir Dekati 100 Persen

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Saleh Thio

menyatakan, sampai dengan saat ini, Angka Presentasi Pendidikan (APK) di Provinsi Maluku telah mencapai 99 persen.

Dikatakan, dengan capaian yang demikian, maka Provinsi Maluku harus terus mendorong APK sampai ke daerah-daerah. Pasalnya, masih ada banyak daerah yang belum serius untuk mendukung program pendidikan yang dicanangkan oleh Pemerintah Maluku.

“Kita punya APK sampai dengan saat ini kurang lebih 99 persen.

Hanya kita harus dorong lebih karena masih banyak juga daerah-daerah yang belum serius untuk mendukung program pendidikan tersebut,” kata Thio kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Rabu (19/8).

Menurutnya, dengan usia yang ke- 70, diyakini bahwa Provinsi Maluku

harus terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, sehingga bisa menghindarkan masyarakat Maluku dari kemiskinan.

“Saya rasa, dengan usia yang sudah sangat dewasa ini, kita semakin berupaya agar melalui pendidikan, kita bisa menghindarkan masyarakat Maluku dari kemiskinan,”akunya.

Dicontohkan, salah satu contoh program peningkatan pendidikan yang dilakukan oleh Pemerintah yakni, telah ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang belajar usia 12 tahun dan untuk Provinsi Maluku sudah dilakukan.

“Soal pendidikan di Maluku masih perlu kita dorong dan semangati karena ini merupakan tanggungjawab kita semua,”jelasnya.

Terkait program afirmasi oleh Pemerintah Maluku, tentang guru yang belum sepenuhnya memiliki pendidikan S1 harus melanjutkan pendidikan, Thio menjelaskan, berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, salah satu pasal dalam UU menjelaskan tentang pendidikan akhir guru maksimal harus S1 paling lambat sampai dengan bulan Desember 2015, maka telah menjadi tanggungjawab dari semua guru yang belum memiliki status pendidikan S1 untuk merealisasikannya.

“Saya kira itu harus dilakukan, Karena jika tidak terealisasi, maka akan ada resikonya. Provinsi Maluku telah melakukan kegiatan untuk semua guru yang belum S1 untuk segera mengikuti program afirmasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah,”ungkapnya.

 

Sumber :

https://busbagus.co.id/sejarah-jerman/