Disdik Gandeng Dinkes Cetak Siswa Sehat

Disdik Gandeng Dinkes Cetak Siswa Sehat

Disdik Gandeng Dinkes Cetak Siswa Sehat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar workshop Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

(Germas), kemarin. Pesertanya adalah para pengawas dan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor beserta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor.

Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin, diminta menjadi narasumber sekaligus ikut menandatangani MoU Germas antara Dinkes dan Disdik Kota Bogor. “Salah satu upaya kita mewujudkan generasi lebih cerdas, sehat, beriman, maka negara perlu hadir dalam urusan hati, perut dan otak. Salah satunya melalui Germas,” ungkap Fahrudin.

Jika tuntutannya pada ranah kognitif, sambung Fahrudin, maka banyak anak hebat dalam IQ

(kecerdasan intelektual) namun lemah terhadap EQ (kecerdasan emosional). Oleh karena itu, urusan pendidikan tak akan pernah selesai jika tidak adanya keseimbangan IQ dan EQ bahkan lebih jauh lagi hingga pada tingkatan SQ (kecerdasan spritual).

“Jadi, menciptakan sekolah yang ‘kinclong’ dan membangun peserta didik berkarakter serta menerapkan pola hidup sehat jangan menjadi tolok ukur utama keberhasilan siswa, namun kita harus ubah ‘mindset-nya’ bahwa keberhasilan tak hanya sekadar berbasis pada aspek kognitif, tapi juga memiliki kemampuan ketiga kecerdasan tadi secara seimbang,” katanya.

Melalui MoU ini, ia berharap seluruh masyarakat dengan pola hidup sehat tidak mudah

terkena Penyakit Tidak Menular (PTM). “Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PTM sebagai salah satu penyumbang kematian terbesar beberapa tahun terakhir ini,” tandasnya.

 

Sumber :

https://voi.co.id/