KELENJAR – KELENJAR PADA KULIT SECARA LENGKAP

KELENJAR – KELENJAR PADA KULIT SECARA LENGKAP

KELENJAR – KELENJAR PADA KULIT SECARA LENGKAP

1. Kelenjar Sebasae

Berfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang folikel rambut dan batang rambut yang akan melumasi rambut sehingga menjadi haluslentur dan lunak.

2. Kelenjar Keringat
Diklasifikasikan menjadi 2 kategori :
a. Kelenjar Ekrin terdapat disemua kulit
Melepaskan keringan sebagai peningkatan suhu lingkungan dan suhu tubuh. Kecepatan sekresi dikndalikan oleh saraf simpatik. Pengeluaran keringat pada tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadap stress, nyeri, dll.

b. Kelenjar Apokrin
Tedapat di aksila, anus, skrotum, labia mayora dan uara pada folikel rambut. Kelenjar ininaktif pada masa pubertas, pada wanita akan memberpesar dan berkurang pada siklus haid. Kelenjar apokrin memproduksi keringat yang akan keruh seperti susu yang akan diuraikan oleh bakteri menghasilkan bau khas pada aksila. Pada telinga bagian luar terdapat kelenjar apokrin khusus yang disebut kelenjar seruminosa yang menghasilkan serumen (wax).

PEMBULUH DARAH DAN SARAF

PEMBULUH DARAH
Pembuluh darah kulit terdiri 2 anyaman pembuluh darah nadi yaitu ;
ü Anyaman pembuluh nadi kulit atas atau luar.
Anyaman ini terdapat antara stratum papilaris dan stratum retikularis, dari anyaman ini berjalan arteriole pada tiap – tiap papilla kori.

ü Anyaman pembuluh darah nadi kulit bawah atau dalam.
Anyaman ini terdapat antara korium dan subkutis, anyaman ini memberikan cabang – cabang pembuluh nadi ke alat – alat tambahan yang terdapat di korium.
Dalam hal ini percabangan juga juga membentuk anyaman pembuluh nadi yang terdapat pada lapisan subkutis. Cabang – cabang ini kemudian akan menjadi pembuluh darah baik balik/vena yang juga akan membentuk anyaman, yaitu anyaman pembuluh darah balik yang ke dalam.
Peredaran darah dalam kulit adalah penting sekali oleh karena di perkirakan 1/5 dari darah yang beredar melalui kulit. Ciri Protozoa : Pengertian, Bentuk, Habitat dan Cara Reproduksi
Disamping itu pembuluh darah pada kulit sangat cepat menyempit/melebar oleh pengaruh atau rangsangan panas, dingin, tekanan sakit, nyeri, dan emosi, penyempitan dan pelebaran ini terjadi secra refleks.

SUSUNAN SARAF KULIT

Kulit juga seperti organ lain terdapat cabang – cabang saraf apinal dan permukaan yang terdiri dari saraf – saraf motorik dan saraf sensorik.
Ujung saraf motorik berguna untuk menggerakkan sel – sel otot yang terdapat pada kulit, sedangkan saraf sensorik berguna untuk menerima rangsangan yang terdapat dari luar atau kulit.
Pada kulit ujung – ujung saraf sensorik ini membentuk bermacam – macam kegiatan untuk menerima rangsangan.
Ujung – ujung saraf yang bebas untuk menerima rangsangan sakit/nyeri banyak terdapat di epidermis, disini ujung – ujung sarafnya mempunyai bentuk yang khas yang sudah merupakan suatu organ.

FUNGSI KULIT SECARA UMUM

1. SEBAGAI PROTEKSI.
· Masuknya benda- benda dari luar(benda asing ,invasi bacteri.)
· Melindungi dari trauma yang terus menerus.
· Mencegah keluarnya cairan yang berlebihan dari tubuh.
· Menyerap berbagai senyawa lipid vit. A dan D yang larut lemak.
· Memproduksi melanin mencegah kerusakan kulit dari sinar UV.

2. PENGONTROL/PENGATUR SUHU.
· Vasokonstriksi pada suhu dingn dan dilatasi pada kondisi panas peredaran darah meningkat terjadi penguapan keringat.
3 proses hilangnya panas dari tubuh:
· Radiasi: pemindahan panas ke benda lain yang suhunya lebih rendah.
· Konduksi : pemindahan panas dari ubuh ke benda lain yang lebih dingin yang bersentuhan dengan tubuh.
· Evaporasi : membentuk hilangnya panas lewat konduksi
· Kecepatan hilangnya panas dipengaruhi oleh suhu permukaan kulit yang ditentukan oleh peredaran darah kekulit.(total aliran darah N: 450 ml / menit.)
3. SENSIBILITAS
· mengindera suhu, rasa nyeri, sentuhan dan rabaaan.

KESEIMBANGAN AIR

· Sratum korneum dapat menyerap air sehingga mencegah kehilangan air serta elektrolit yang berlebihan dari bagian internal tubuh dan mempertahankan kelembaban dalam jaringan subcutan.
· Air mengalami evaporasi (respirasi tidak kasat mata)+ 600 ml / hari untuk dewasa.

PRODUKSI VITAMIN.
· Kulit yang terpejan sinar Uvakan mengubah substansi untuk mensintesis vitamin D.

Sumber Materi : https://www.murid.co.id/