UTBK Jadi Syarat Ikuti SBMPTN 2019

UTBK Jadi Syarat Ikuti SBMPTN 2019

UTBK Jadi Syarat Ikuti SBMPTN 2019

Siswa yang ingin mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri

(SBMPTN) 2019 harus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“UTBK dilaksanakan dua gelombang, pendaftaran gelombang I pada 1-24 Maret 2019 dan gelombang II 25 Maret sampai 1 April 2019,” kata Wakil Rektor I Universitas Andalas, Dachriyanus, Senin (18/2/2019) dilansir tirto.id.

Ia menjelaskan, pelaksanaan UTBK digelar selama 10 kali dalam 20 sesi dengan materi tes potensi skolastik untuk mengukur kemampuan kognitif dan tes kompetensi akademik.

“Pada tahun ini calon mahasiswa bisa mengikuti tes dua kali yaitu pada gelombang pertama dan gelombang kedua dan nanti hasil yang menjadi patokan adalah nilai tertinggi,” kata dia.

Untuk gelombang pertama tes akan dilaksanakan pada 13 April, 14 April, 27 April,

28 April dan 4 Mei 2019. Gelombang kedua digelar pada 11 Mei, 12 Mei, 18 Mei, 25 Mei dan 26 Mei 2019.

Mengutip unpad.ac.id, peserta boleh mengikuti UTBK maksimal 2 kali dengan ketentuan sebagai berikut: mengikuti UTBK satu kali untuk kelompok Saintek selanjutnya UTBK satu kali untuk kelompok Soshum dan sebaliknya, atau dua kali untuk kelompok Saintek/Soshum.

Hasil UTBK akan menjadi salah satu syarat mengikuti SBMPTN. Hasil SBMPTN

bisa berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditentukan bersama oleh PTN. Pendaftaran SBMPTN sendiri dibuka pada 10 – 24 Juni 2019. Sementara pengumuman SBMPTN dibuka pada 9 Juli 2019 mendatang.

Terkait UTBK, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MPRTNI), Kadarsah Suryadi mengatakan, masyarakat mendapatkan keuntungan dengan adanya LTMPT selaku penyelenggara tunggal UTBK.

“UTBK mengurangi kesalahan pengisian identitas, kode soal dan pengisian lembar jawaban dan dapat dilaksanakan di 74 lokasi pusat layanan UTBK PTN,” tuturnya.

Hasil UTBK juga diserahkan kepada setiap peserta maksimal 10 hari setelah pelaksanaan ujian.***

 

Baca Juga :